Ketiganya dibedakan menurut keperluan penggunaan arsip tersebut. 11. Fungai statis pastinya berbeda dengan fungsi dinamis, dimana arsip tidak digunakan secara langsung dalam proses perencanaan maupun penyelenggaraan. Menurut Sugiarto dan Wahyono (2015), Secara harfiah, istilah arsip. Arsip Inaktif Menjadi Tanggung jawab Menjadi tanggung jawab LEMBAGA LEMBAGAKEARSIPAN: PENCIPTA PENCIPTA ANRI, KEARSIPAN: ANRI, ARDAPROV, ARDAKAB/KOT,APT ARDAPROV, ARDAKAB/KOT, APT ARSIP ARSIP ff ASAS PENGORGANISASIAN ARSIP 1. 15. Arsip aktif, yaitu arsip yang masih sering dipergunakan bagi kelangsungan pekerjaan di kantor b. Sistem Penataan Berkas. Arsip dinamis adalah arsip yang digunakan secara langsung dalam kegiatan pencipta arsip dan disimpan selama jangka waktu tertentu. 3. tugas dan fungsi mengelola arsip Contoh - Biro Organta ( Orgainisasi dan tata laksana) - Pushaka ( Pusat analisis dan harmonisasi kebijakan)::: Unit pengolahBarthos (2007), fungsi arsip dapat dibedakan sebagai berikut: 1. Arsip dinamis adalah arsip yang digunakan secara langsung dalam kegiatan pencipta arsip dan disimpan selama jangka waktu tertentu. 2. 350 Surabaya. Berkaitan dengan fungsi staf, diantaranya: (1) arsiparis atau staf yang bekerja di kearsipan dinamis dan statis sering tidak memiliki keahlian dalam teknologi informasi modern, (2) staf teknologi informasi tidak memiliki keahlian dalam teknologi informasi berbasis teks, manajemen arsip dinamis dan statis, (3) staf teknologikearsipan, dan arsip elektronik mulai dikenal pada dekade 1980 – 1990 di belahan benua Eropa. 12. Lembaga Kearsipan adalah lembaga yang memiliki fungsi, tugas, dan tanggung jawab di bidang pengelolaan arsip statis dan pembinaan kearsipan. Arsip dinamis dikelola dan disimpan oleh pencipta arsip atau penerima arsip karena masih dibutuhkan secara langsung dalam penyelenggaraan administrasi, sedangkan arsip statis memiliki pengertian yang berbeda dengan arsip dinamis. Arsip Dinamis. Berdasarkan fungsi dan kegunaannya, arsip ada dua macam yaitu arsip dinamis dan arsip statis. Sesuai dengan ciri di atas, maka menurut fungsi dan kegunaannya, arsip dinamis dapat dibedakan atas:. 27. Penyusutan Arsip Dari Unit Pengolah ke Berdasarkan fungsi arsip tersebut sudah semestinya pengelola arsip dinamis dan arsip statis terpisah. Memiliki JRA. Salah satu alasan mengapa arsip dinamis perlu dikelola adalah untuk bukti semua kegiatan administrasi dan transaksi yang pernah dilakukan. 7. Bagian Kedua Pembangunan SKD Berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi. Arsip semi aktif 3. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a, huruf b, dan huruf c, perlu menetapkan Peraturan Badan Pengawas Pemilihan Umum tentang Pedoman Pengelolaan Arsip Dinamis; Mengingat : 1. Arsip Dinamis yaitu salah satu arsip yang masih digunakan secara langsung dalam kegiatan perkantoran sehari-hari. arsip aktif dan arsip inaktif B. 7 tahun 1971 pasal 2, berisi tentang pembagian fungsi arsip. 10. Berikut penjelasannya. Perumusan dan pelaksanaan kebijakan tertentu di bidang kearsipan; Penyelamatan serta pelestarian arsip dan pemanfaatan naskah sumber arsip. Pengelolaan arsip ini menjadi tanggungjawab setiap SKPD dan Lembaga Kearsipan. 30% arsip disimpan dalam berkas arsip inaktif; 3. Merupakan kegiatan yang berhubungan dengan pengaturan arsip yang berasal dari pihak luar (organisasi dan/atau individu). Pengelolaan arsip dinamis menjadi tanggung jawab pencipta arsip, dalam hal ini adalah Satuan Kerja Pemerintah Daerah (SKPD). Arsip dinamis adalah arsip yang digunakan secara langsung oleh pencipta arsip dan disimpan dalam jangka waktu tertentu. Pengelolaan arsip statis menjadi tanggung jawab lembaga kearsipan daerah, dalam hal ini. Arsip dinamis. Arsip Statis. 8. Inventaris Arsip Tekstual Badan Pengawas Kegiatan Aparatur Negara (BAPEKAN) 1959-1962. Ampera Raya No. arsip ke dalam fase-fase sesuai dengan fungsinya yaitu arsip dinamis dan arsip statis. Arsip Dinamis dalam bahasa Inggris disebut R E C O R D. 4. Sedangkan secara khusus setelah mempelajari modul ini, Anda diharapkan dapat menjelaskan tentang: 1. dan bernegara. Fungsi dinamis. pelaksanaan fungsi lembaga kearsipan daerah, Pusat Pengkajian dan. Hal ini berbeda dengan arsip dinamis yang menjadi kewenangan lembaga pencipta arsip. membuat/menangkap arsip kegiatan fungsi dan tugas Materi VI: IMPLEMENTASI KETENTUAN FUNGSIONAL PENGELOLAAN ARSIP Masalah. Arsip statis. 7, Jakarta Selatan, setiap hari kerja mulai pukul 08. kompleks, pegawai yang besar serta arsip dengan jumlah yang besar. 1. dengan arsip. Arsip dinamis dikelola dan disimpan oleh lembaga pencipta arsip (creating agency) atau penerima arsip karena masih dibutuhkan secara langsung1. Penyerahan Arsip Statis adalah kegiatan Penyusutan Arsip dengan cara penyerahan Arsip Statis Kementerian kepada Arsip Nasional Republik Indonesia. Melakukan. menyusun rancangan kerja atau rencana teknis; c. - Arsip kartografik dan gambar teknik. Arsip Nasional Republik Indonesia yang selanjutnya. Catatan dinamis adalah file yang langsung digunakan oleh organisasi yang dibuat untuk kepentingan operasional organisasi. Dengan adanya fungsi-fungsi pengawasan tersebut, maka diharapkan dapat mengontrol jumlah warkat (arsip), memperbaiki kebijakan, prosedur dan metode. Arsip dinamis artinya dokumen yang masih digunakan secara langsung dalam perencanaan, pelaksanaan, dan penyelenggaraan kegiatan sebuah badan. - Arsip elektronik (electronic recrds / machines readeble recors). Kecepatan dan Ketepatan memiliki peran yang dibedakan atas dua jenis, yaitu arsip dinamis (records) dan arsip statis (archives). Arsip aktif yaitu arsip dinamis yang Fungsi Statis. Arsip dinamis. Arsip dinamis merupakan fungsi primer sebagai tujuan utama diciptakan arsip yaitu kegunaan primer bagi organisasi. Arsip Dinamis adalah Arsip yang digunakan secara langsung dalam kegiatan Pencipta Arsip dan disimpan selama jangka waktu tertentu. 2. 3. Kepala Dinas. 7. Arsip dinamis merupakan arsip yang digunakan secara langsung dalam kegiatan organisasi atau pencipta arsip dan disimpan dalam jangka waktu tertentu, sedangkan arsip statis merupakan arsip yang sudah tidak gunakan oleh organisasi atau pencipta arsip. Dalam dunia kearsipan dikenal adanya arsip dinamis dan arsip statis. Arsip Dinamis. 7 tahun 1971 pasal 2, berisi tentang pembagian fungsi arsip. Records Manager bertanggung jawab terhadap kegiatan Records Mana-gement (arsip dinamis) sedangkan Archivist bertanggung jawab dinamis. 7 Tahun 1971 pasal 2, yaitu: Arsip Dinamis adalah arsip yang masih digunakan secara langsung dalam penyusunan, pelaksanaan dan. Fungsi arsip dalam Undang-Undang No. Sedangkan arip statis merupakan arsip yang dihasilkan karena memiliki nilai guna kesejarahan dan telah habis masa retensinya. Arsip statis tidak saja penting untuk mempelajari kondisi masa lalu tetapi juga akan dampak pengetahuan masa kini dan masa yang akan datang. arsip dinamis, dalam bukunya menyebutkan bahwa yang dimaksud dengan arsip dinamis adalah arsip yang digunakan secara langsung untuk penyelenggaraan administrasi sehari-hari. 4 Pengelolaan Arsip Dinamis . Adalah arsip yang digunakan secara langsung dalam kegiatan organisasi/perkantoran sehari-hari. fungsi arsip menjadi arsip dinamis dan arsip statis. 2. pelaksanaan kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Berdasarkan fungsi kegunaannya, arsip sebagai informasi terekam memiliki peran yang dibedakan atas dua jenis, yaitu arsip dinamis (records) dan arsip statis (archives). Demikianlah penjelasan terlengkap mengenai √ Arsip : Pengertian, Fungsi, Tujuan, Peran, Unsur, Karakteristik, Nilai Guna, Macam & Contohnya Lengkap . Akuisisi Data Arsip bernilai guna11. 18. Arsip yang memiliki faedah statis berarti dokumentasi yang tidak dapat digunakan langsung dalam proses penyelenggaraan ataupun perencanaan. 1. Sebagai memori. Alat Baca Micro Reader: 7. dibedakan menjadi arsip dinamis dan arsip statis. Pencipta Arsip adalah pihak yang mempunyai kemandirian dan otoritas dalam pelaksanaan fungsi, tugas, dan tanggung jawab di bidang pengelolaan arsip dinamis. 26. Arsip Aktif adalah arsip yang secara langsung dan terus menerus dipergunakan dalam penyelenggaraan administrasi perkantoran di. Arsip aktif masih bisa diperoleh di unit pengelola perusahaan pada masa transisi antara aktif dan inaktif. Dalam (Rosalin, 2017) arsip terbagi dalam 7 jenis, antara lain Arsip Dinamis, Arsip Statis, Arsip Vital, Arsip Aktif, Arsip Terjaga, dan Arsip Umum. Lembaga Kearsipan adalah lembaga yang memiliki fungsi, tugas, dan tanggung jawab di bidang pengelolaan arsip statis dan pembinaan Kearsipan. Fungsi arsip statis. dan penyelamatan arsip statis internal. Diartikan sebagai arsip yang dipergunakan secara langsung dalam perencanaan, pelaksanaan, penyelenggaraan kehidupan kebangsaan pada umumnya atau dipergunakan secara langsung dalam penyelenggaraan administrasi negara. Perbedaan antara Arsip Statis dan Arsip Dinamis adalah Arsip Dinamis ialah arsip yang digunakan secara langsung dalam kegiatan pencipta arsip dan. dilakukan terhadap arsip dinamis dan arsip statis. Jadi jika disederhanakan, arsip statis merupakan kelompok arsip yang telah mencapai taraf nilai abadi secara khusus sebagai pertanggungjawaban. 1 Pemberkasan Arsip Dinamis Aktif Pada Biro Umum dan Pengadaan. 7 tahun 1971 (Depkes, 1971:43), pengertian arsip yaitu : Menurut Sutarto (1997;200) Fungsi arsip Menurut UU No tahun 1971, fungsi arsip dibedakan atas dua yaitu arsip dinamis dan arsip statis. 6. Arsip semi aktif adalah arsip – arsip yang fruquensi penggunaannya sudah mulai menurun dalam masa transisi antara arsip aktif dan inaktif. Arsip dinamis dibagi lagi kedalam 3 macam, yaitu: Arsip aktif, ialah arsip yang masih sering digunakan bagi. Pasal 11 . b. “Ketika suatu arsip sudah selesai, maka sisanya hanya 10% dari nilai seluruh arsip yang. Arsip Statis adalah Arsip yang dihasilkan oleh Pencipta Arsip karena memiliki nilai guna kesejarahan, telah habis retensinya, dan berketerangan dipermanenkan yang telahpelaksanaan tugas fungsi dan kewenangannya. Arsip statis tidak digunakan lagi secara langsung dalam penyelenggaraan berbasis teks, manajemen arsip dinamis dan statis c. Penjelasan Lengkap: sebut dan jelaskan arsip arsip dinamis. Demi mewujudkan peningkatan kualitas dan menjamin penyediaan pelayanan publik sesuai dengan asas-asas umum pemerintahan yang diamanatkan Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik, diperlukan upaya strategis untuk mewujudkan cita-cita tersebut. Sedangkan arsip statis adalah arsip yang dihasilkan oleh pencipta arsip karena memiliki nilai guna kesejarahan, telah habis. Secara fungsi arsip dapat dibagi menjadi 2 kategori, yaitu arsip dinamis dan arsip statis. Arsip dinamis dibagi lagi kedalam 3 macam, yaitu: Arsip aktif, ialah arsip yang masih sering digunakan bagi kelangsungan kerja. 2Dan dilengkapi dengan sarana dan prasarana yang mendukung dan sesuai untuk kegiatan pemeliharaan arsip. Lembaga Kearsipan adalah lembaga yang memiliki fungsi, tugas, dan tanggung jawab di bidang pengelolaan arsip statis dan pembinaan Kearsipan. 8. 2. rangka pemeliharaan Arsip Dinamis dengan memperhatikan kondisi Arsip dan nilai informasi, serta diautentikasi oleh Kepala Perpustakaan Nasional. Arsip adalah – Pengertian, Fungsi, Syarat, Jenis, Peranan, Nilai Guna, Sistem & Prosedur – Untuk pembahasan kali ini kami akan mengulas mengenai Arsip yang dimana dalam hal ini meliputi pengertian, fungsi, syarat, peranan, nilai guna, sistem dan prosedur, nah agar lebih dapat memahami dan dimengerti simak ulasan selengkapnya. PENTINGNYA ARSIP DALAM MENGEMBAN TUGAS DI ERA GLOBALISASI DAN TRANSPARANSI (Undang-Undang Nomor. lembaga lain yang fungsi dan tugas pokoknya berkaitan dengan penyelenggaraan negara sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-. Arsip Dinamis Arsip Statis. Arsip Nasional dibawah Menteri. Arsip Dinamis, dipergunakan secara langsung dalam perencanaan, pelaksanaan, penyelenggaraan kehidupan kebangsaan pada umumnya atau dipergunakan secara langsung dalam. 13. Output Output yang diharapkan dari perencanaan dan pembangunan sistem informasi kearsipan ini adalah :Berdasarkan fungsinya arsip terdiri dari arsip dinamis dan arsip statis. Arsip statis tidak saja penting untuk mempelajari masa lalu tetapi juga dampak pengetahuan masa lalu terhadap pengetahuan masa kini dan mendatang. Pasal 2 (1) Klasifikasi Arsip bertujuan untuk mendukung program penciptaan arsip yang meliputi pembuatan arsip dan penerimaan arsip; (2). mengidentifikasi informasi arsip pada daftar arsip statis dan inventaris arsip; b. Kegiatan- kegiatan penggunaan arsip. Teuku Umar No. Arsip statis adalah jenis arsip yang tidak dipergunakan secara langsung, untuk perencanaan penyelenggaraan kehidupan, kebangsaan pada umumnya, maupun untuk penyelenggaraan sehari-hari administrasi negara. Fungsi statis2. melaksanakan fungsi dan tugas pengelolaan arsip statis yang berasal dari unit kerja, serta pembinaan kearsipan di lingkungan UPI. 6. (2) Arsip inaktif adalah arsip yang frekuensiPengertian Arsip Aktif dan Inaktif – Secara prinsip arsip digolongkan menjadi dua, yakni arsip dinamis dan arsip statis. Hal yang perlu dipahami oleh petugas kearsipan suatu organisasi adalah Menurut fungsinya arsip dinamis memiliki sifat yang sering kali masih dapat berubah nilai dan artinya. Sistem Penataan Berkas. (2) Pengiriman sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dibedakan antara Arsip konvensional dan Arsip elektronik. 26. Berdasarkan fungsi dinamis ini, maka fungsi arsip terbagi menjadi tiga, yaitu arsip aktif, arsip semi aktif, dan arsip inaktif. 12. (2) Arsip inaktif adalah arsip yang frekuensi pengelolaan arsip dinamis. Sedangkan menurut Drs. 43 tahun 2009 yang dimaksud dengan arsip dinamis dan arsip aktif adalah sebagai berikut : 1. Kearsipan dengan Penyelenggaraan Kearsipan. Di banyak Negara, Records Manager dan Archivist, masing masing berdiri sendiri sebagai profesi terpisah. Dengan adanya fungsi-fungsi pengawasan tersebut, maka diharapkan dapat mengontrol jumlah warkat (arsip), memperbaiki kebijakan, prosedur dan metode. Menurut UU No. Tugas pokok Dinas Kearsipan Dan Perpustakaan sesuai dengan Peraturan Gubernur Jawa Tengah Nomor 36 Tahun 2018 tentang Organisasi Dan Tata Kerja Dinas Kearsipan Dan Perpustakaan Provinsi Jawa Tengah adalah melaksanakan penyusunan dan. Sejak arsip inaktif melalui. Jagir Wonokromo No. Arsip Statis yaitu sebuah arsip yang tidak digunakan secara langsung. Fungsi adalah setiap tujuan, tanggung jawab atau tugas pada level. Berdasarkan Fungsi Arsip dibedakan menjadi 2, yaitu: (a) Arsip dinamis/ intensitas pemkaian masih tinggi dan. Sesuai dengan ciri di atas, maka menurut fungsi dan kegunaannya, arsip dinamis dapat dibedakan atas: a. digunakan oleh pencipta arsip dalam rangka pelaksanaan fungsi dan kegiatan pencipta arsip yang bersangkutan. Dalam arsip dinamis berarti informasi dalam arsip tersebut masih digunakan dan dimanfaatkan secara langsung oleh organisasi (creating agency) untuk keperluan dan kepentingan organisasi itu sendiri. 2. Jenis arsip statis dapat diciptakan oleh lembaga/organisasi dalam rangka pelaksanaan fungsi dan tugas atau oleh perseorangan/individu yang memiliki peran strategis dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. fungsi arsip dibagi atas “arsip dinamis” dan “arsip statis” (pasal 2 UU No 7 tahun 1971). tugas pokok dan fungsi unit kerja, serta tujuan organisasi; c. arsip dan kearsipan mempunyai fungsi dan tujuan yang sangat penting antara lain salah satu unsur. Arsip Statis Pemeliharaan dan perawatan arsip dapat. Arsip statis adalah arsip yang tidak dipergunakan secara langsung untuk perencanaan, pelaksanaan dan penyelenggaraan kehidupan kebangsaan pada umumnya. Untuk itu, arsip dinamis. Arsip dari fungsinya terdiri dari arsip dinamis dan arsip statis. com arsip menurut fungsinya terbagi atas arsip dinamis dan arsip statis. Pengelolaan arsip dinamis menurut Undang-undang No. 28. Pencipta arsip pada lembaga negara,. Penyelenggaraan kearsipan nasional menjadi tanggung jawab ANRI, meliputi kebijakan, pembinaan kearsipan dan. 1. Arsip Duplikasi Hanya 10% arsip dinamis yang memiliki nilai permanen dan dapat disimpan di lembaga kearsipan sebagai arsip statis, lihat pada Ilustrasi berikut: Ilustrasi Tipe Arsip (Records) Pada dasarnya eksistensi asip karena adanya aktivitas atau kegiatan yang dilakukan oleh organisasi dalam rangka melakukan tugas dan fungsi. langsung, oleh Arsip Nasional Republik Indonesia atau lembaga kearsipan. Administrasi adalah fungsi primer dan historis. Apakah arsip tersebut dapat dimusnahkan ataukah masuk dalam arsip statis, yang mempunyai nilai guna kesejarahan lembaga tersebut. Arsip dinamis atau dokumen dapat dibagi menjadi beberapa kategori yaitu Arsip dinamis administratif, Arsip dinamis akuntansi, Arsip dinamis proyek dan Berkas Kasus (Sulistyo-Basuki, 2003:13). Fungsi Arsip. Kebijakan pada organisasi harus diawasi, salah cara pengawasan yang dilakukan yaitu melaui evaluasi kebijakan. Arsip Dinamis, adalah arsip yang dipergunakan secara langsung dalam proses perencanaan. Arsip Duplikasi. 7. Sedangkan arsip statis adalah arsip yang pada. Lembaga negara adalah lembaga yang menjalankan cabang-cabang kekuasaan negara meliputi eksekutif, legislatif, yudikatif, dan lembaga lain yang fungsi dan tugas pokoknya berkaitan dengan penyelenggaraan negara sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. 31. a. ac. 12. Bagi Pengguna yang ingin mengakses informasi Arsip Statis, dapat mengunjungi Ruang Layanan Arsip di Gedung A, lantai 1, Arsip Nasional Republik Indonesia di Jl. Hanya 10% arsip dinamis yang memiliki nilai permanen dan dapat disimpan di lembaga kearsipan sebagai arsip statis, lihat pada Ilustrasi berikut: Ilustrasi Tipe Arsip (Records) Pada dasarnya eksistensi asip karena adanya aktivitas atau kegiatan yang dilakukan oleh organisasi dalam rangka melakukan tugas dan fungsi. Dibandingkan dengan jenis arsip yang sudah ada yaitu arsip kertas memang sudah sejak lama diakui sebagai salah satu alat bukti hukum yang sah sesuai dengan hukum acara di Indonesia, sedangkan arsip elektronik, baru diakui sebagai alata. Arsip Dinamis, yang dipergunakan secara langsung dalam perencanaan,. 7 Tahun 1971 pasal 2, diantaranya yaitu: Arsip Dinamis, yaitu arsip yang masih digunakan secara langsung dalam penyusunan, pelaksanaan dan penyelenggaraan kehidupan kebangsaan pada umumnya atau digunakan dalam penyelenggaraan pelayanan ketatausahaan dalam. Tugas Tambahan Arsiparis adalah tugas yang dilakukantugas, dan tanggung jawab di bidang pengelolaan arsip statis dan pembinaan kearsipan. Arsip dinamis dibagi lagi menjadi 3 jenis yaitu :. Karena itu, ada. Arsip statis mempunyai sifat historis, permanen, sekunder, dan sudah terbuka untuk umum. keamanan, dan keselamatannya.